Peningkatan Kualitas Angkutan dan Barang Bawaan Transmigran

Tuesday, 31 October 2017

Jakarta - Seiring dengan perkembangan saat ini, Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans) berupaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan transmigrasi. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan angkutan transmigrasi dan barang bawaan, dari titik kumpul sampai lokasi permukiman transmigrasi Tahun 2018. Plt Dirjen Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans) pada tanggal 24 Oktober 2017 telah bersurat kepada seluruh Kepala Dinas/Provinsi/Kabupaten yang membidangi Ketransmigrasian yang intinya agar Provinsi/Kabupaten/Kota berperan lebih besar lagi dalam penyelenggaraan transmigrasi melalui hal-hal sebagai berikut :

1.    Angkutan transmigran :

a.    Angkutan dari titik kumpul sampai dengan kabupaten/Provinsi,  agar dialokasikan melalui anggaran APBD Provinsi/Kabupaten/Kota;

b.    Angkutan dari embarkasi sampai lokasi transmigrasi/Satuan permukiman (SP) dianggarkan melalui anggaran APBN maupun APBD Provinsi/Kabupaten/Kota;

c.    Untuk peningkatan dan efisiensi waktu layanan  angkutan transmigrasi dari embarkasi ke debarkasi, semula dari angkutan melalui laut akan di ujicobakan melalui angkutan udara ( dengan rute terbatas).

2.      Pengawalan :

a.    Untuk peningkatan layanan pemberangkatan dari titik kumpul sampai Lokasi/Satuan Permukiman (SP) karena keterbatasan APBN, dana Pendampingan/Pengawalan transmigran dalam perjalanan agar dapat dialokasikan melalui anggaran APBD Provinsi/Kabupaten/Kota;

b.    Dapat mengikut sertakan Pendamping/Pengawal dari tenaga kesehatan.

3.    Barang bawaan transmigran  :

a.    Sesuai ketentuan moda angkutan melalui udara, barang bawaan/baggage maksimal seberat 20 Kg/orang  ;

b.    Over baggage/kelebihan barang ditanggung oleh Provinsi/Kabupaten/Kota yang    memberangkatkan transmigran.

c.    Barang bawaan atau barang Cabin agar dibatasi untuk menghindari kerusakan barang, atau kehilangan dan kesulitan membawanya selama dalam perjalanan;

d.    Bantuan Barang untuk transmigran dari pemerintah daerah asal Provinsi dan Kab/kota agar dikirim langsung melalui perangko ke Lokasi/satuan permukiman (SP).

e.    Petugas Dinas Ketransmigrasian dan pelaksana angkutan  wajib  ikut mensortir barang bawaan transmigran yang dilarang dibawa, baik angkutan darat, angkutan laut dan udara sebelum diberangkatkan, seperti barang yang mudah meledak, lemari, sepeda, sepeda motor, kasur kapuk, binatang/hewan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di moda angkutan;

4.    Perbekalan ,Peralatan pertanian dan Pertukangan   :

a.    Pengadaan perbekalan yang semula diadakan di daerah asal berupa alat tidur, alat penerangan, alat dapur tahun 2018 dialihkan pengadaannya di daerah tujuan transmigrasi (Provinsi) sedangkan untuk alat sandang tetap diadakan di daerah asal;

b.    Pengadaan alat pertanian dan pertukangan tetap dilaksanakan di daerah tujuan transmigrasi;

c.    Dipandang perlu ada perubahan pemberian bantuan ke transmigran berupa peralatan dan perbekalan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan hidup para Transmigran di Satuan Permukiman (SP) sesuai dengan peradaban dan perubahan teknologi yang modern serta kebutuhan di Satuan Permukiman (SP) masing masing.

5.    Pemberian dan pembagian bantuan peralatan/perbekalan kepada transmigran agar dibuat Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang sebagaimana tuntutan dan persyaratan dari pengelolaan BMN.  

  • Program Unggulan Direktorat Jenderal PKP2Trans

    Thursday, 08 September 2016

    Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans), merupakan salah satu dari 2 (dua) Direktorat Jenderal di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang melaksanakan tugas dan fungsi terkait bidang ketransmigrasian. Satu Ditjen lainnya adalah Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PKT)...

  • RAPAT SINKRONISASI PROGRAM PERPINDAHAN DAN PENEMPATAN TRANSMIGRASI DARI DAERAH ASAL (TPA) TAHUN 2018

    Wednesday, 13 September 2017

    Dalam rangka pelaksanaan program pembangunan permukiman dan penempatan transmigrasi tahun 2018, Ditjen PKP2Trans melalui dana dekonsentrasi Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan rapat sinkronisasi program perpindahan dan penempatan transmigrasi tahun 2018 di Surabaya yang bertempat di hotel novotel, Ngagel Surabaya pada tanggal 6 – 8 September 2017. Adapun peserta rapat tersebut adalah para Kepala Dinas dari 15 SKPD Provinsi yang membidangi ketransmigrasian (meliputi 10 Satker Daerah Asal dan 5 Satker Daerah Tujuan Transmigrasi), 3 perwakilan Bappeda Provinsi Daerah Asal Transmigran (jawa barat, jawa tengah dan jawa timur) dan 40 SKPD Kabupaten/Kota yang membidangi ketransmigrasian (35 SKPD daerah asal dan 5 SKPD daerah tujuan transmigrasi)...

  • Bimbingan Teknis Penyusunan Pelaporan Berbasis Online Bidang PKP2Trans

    Tuesday, 15 August 2017

    Jakarta, Seiring dengan berkembangnya jaman dan media sosial terus tumbuh, kini segala sesuatu dapat kita peroleh dengan cara cepat dan instan. Dengan mengurangi jarak, waktu dan ketepatan data, maka Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans) mengadakan Bimbingan Teknis Penyusunan Pelaporan Berbasis Online yang diselenggarakan di Best Western Hotel dan Residence Mangga Dua, Jakarta Pusat...

Lokasi